Panduan Cepat NetBeans IDE 5.5

Diposting oleh tanggul on 21.21 komentar (0)

Selamat datang di NetBeans IDE!

Tutorial ini menyediakan pengantar yang sangat ringkas dan cepat untuk alur kerja NetBeans IDE dengan memandu Anda membuat aplikasi konsol sederhana Java "Hello World". Setelah Anda selesai dengan tutorial ini, Anda akan memperoleh pengetahuan umum tentang cara membuat, membangun, dan menjalankan aplikasi dalam IDE.

Tutorial ini butuh waktu kurang dari 10 menit untuk menyelesaikannya.

Setelah Anda menyelesaikan tutorial ini, Anda dapat pindah ke jalur belajar NetBeans IDE. Jalur belajar ini menyediakan tutorial komprehensif yang menyoroti beragam fitur IDE dan teknik pemrogramannya untuk berbagai jenis aplikasi. Jika Anda tidak ingin membuat aplikasi "Hello World", Anda dapat melewatkan tutorial ini dan langsung lompat ke jalur belajar.

Sebelum Anda Mulai

Untuk menulis program Anda yang pertama, Anda perlu menginstal dulu perangkat lunak berikut pada sistem Anda:

Menyiapkan Proyek

Untuk membuat sebuah proyek IDE:

  1. Jalankan NetBeans IDE.
  2. Dalam IDE, pilih File > New Project, seperti diperlihatkan dalam gambar di bawah.

    New Project yang dipilih." width="455" height="204">

  3. Dalam New Project wizard, buka kategori General dan pilih Java Application seperti diperlihatkan dalam gambar di bawah. Kemudian klik Next.

    NetBeans IDE, New Project wizard, halaman Choose Project.

  4. Dalam halaman Name and Location pada pemandu, lakukan yang berikut (seperti diperlihatkan dalam gambar di bawah):
    • Dalam field Project Name, ketikkan Hello World App.
    • Dalam field Create Main Class, ketikkan helloworldapp.HelloWorldApp.
    • Biarkan kotak cek Set as Main Project dipilih.

    NetBeans IDE, New Project wizard, halaman Name and Location.

  5. Klik Finish.

Proyek dibuat dan dibuka dalam IDE. Anda harus mencari komponen berikut:

  • Jendela Projects, yang berisi tampilan pohon dari berbagai komponen proyek, berisi file sumber, pustaka yang mendasari kode Anda dan lain-lain.
  • Jendela Source Editor berisi file yang disebut HelloWorldApp, terbuka.
  • Jendela Navigator, yang dapat Anda gunakan untuk navigasi cepat di antara elemen-elemen dalam kelas yang dipilih.

NetBeans IDE beserta proyek HelloWorldApp, terbuka.

Menambahkan Kode ke File Sumber Yang Terbentuk

Karena Anda membiarkan kotak cek Create Main Class dipilih dalam New Project wizard, maka IDE telah membuat kelas kerangka untuk Anda. Anda dapat menambahkan pesan "Hello World!" pada kode kerangka dengan menempatkan baris:

            // TODO code application logic here
beserta baris:
            System.out.println("Hello World!");

Simpan perubahan tersebut dengan memilih File > Save.

File tersebut semestinya tampak seperti yang berikut:

 /*
* HelloWorldApp.java
*
* Created on September 15, 2006, 5:27 PM
*
* To change this template, choose Tools > Template Manager
* and open the template in the editor.
*/

package helloworldapp;

/**
* The HelloWorldApp class implements an application that
* simply displays "Hello World!" to the standard output.
*/
public class HelloWorldApp {

/** Creates a new instance of HelloWorldApp */
public HelloWorldApp() {
}

/**
* @param args the command line arguments
*/
public static void main(String[] args) {
//Display "Hello World!"
System.out.println("Hello World!");
}

}

Mengkompilasi File Sumber

Untuk mengkompilasi file sumber Anda, pilih Build > Build Main Project dari menu utama IDE.

Jendela Output terbuka dan menampilkan hasil yang serupa dengan apa yang Anda lihat dalam gambar berikut.

Jendela Output menampilkan hasil pembangunan proyek HelloWorld.

Jika hasil pembangunan disertai dengan pesan BUILD SUCCESSFUL, selamat! Berarti Anda telah berhasil mengkompilasi program!

Jika hasil pembangunan disertai dengan pesan BUILD FAILED, mungkin ada sintaks yang salah dalam kode Anda. Kesalahan dilaporkan dalam jendela Output sebagai teks hyperlink. Klik ganda hyperlink tersebut untuk menuju ke sumber kesalahan. Anda dapat memperbaiki kesalahan tersebut nanti dan sekali lagi pilih Build > Build Main Project.

Ketika Anda membangun proyek, file bytecode HelloWorldApp.class akan dibuat. Anda dapat melihat tempat file baru tersebut dibuat dengan membuka jendela Files dan membuka simpul Hello World App/build/classes/helloworldapp sebagaimana tampak dalam gambar berikut.

Jendela Files, menampilkan file .class yang dihasilkan.

Karena Anda telah membangun proyek tersebut, Anda dapat menjalankan program Anda.

Menjalankan Program

Dari bar menu IDE, pilih Run > Run Main Project.

Gambar berikut memperlihatkan apa yang semestinya Anda lihat sekarang.

Program tersebut mencetak kata Hello World! ke jendela Output (bersama hasil lain dari skrip pembangunan).

Selamat! Program Anda bekerja!

Anda sekarang tahu cara melakukan beberapa tugas pemrograman paling umum dalam IDE.



Eclipse dan Netbeans

Diposting oleh tanggul on 19.38 komentar (1)

ECLIPSE

Eclipse adalah sebuah IDE (Integrated Development Environment) untuk mengembangkan perangkat lunak dan dapat dijalankan di semua platform (platform-independent). Berikut ini adalah sifat dari Eclipse:

  • Multi-platform: Target sistem operasi Eclipse adalah Microsoft Windows, Linux, Solaris, AIX,HP-UX dan MAC-OS.
  • Mulit-language: Eclipse dikembangkan dengan bahasa pemrograman Java, akan tetapi Eclipse mendukung pengembangan aplikasi berbasis bahasa pemrograman lainnya, seperti C/C++, Cobol,Python, Perl, PHP, dan lain sebagainya.
  • Multi-role: Selain sebagai IDE untuk pengembangan aplikasi, Eclipse pun bisa digunakan untuk aktivitas dalam siklus pengembangan perangkat lunak, seperti dokumentasi, test perangkat lunak, pengembangan web, dan lain sebagainya.



Eclipse pada saat ini merupakan salah satu IDE favorit dikarenakan gratis dan open source, yang berarti setiap orang boleh melihat kode pemrograman perangkat lunak ini. Selain itu, kelebihan dari Eclipse yang membuatnya populer adalah kemampuannya untuk dapat dikembangkan oleh pengguna dengan komponen yang dinamakan plug-in.

Sejarah

Eclipse awalnya dikembangkan oleh IBM untuk menggantikan perangkat lunak IBM Visual Age for Java 4.0. Produk ini diluncurkan oleh IBM pada tanggal 5 November 2001, yang menginvestasikan sebanyak US$ 40 juta untuk pengembangannya. Semenjak itu konsursium Eclipse Foundation mengambil alih untuk pengembangan Eclipse lebih lanjut dan pengaturan organisasinya.

Arsitekstur

Sejak versi 3.0, Eclipse pada dasarnya merupakan sebuah kernel, yang mengangkat plug-in. Apa yang dapat digunakan di dalam Eclipse sebenarnya adalah fungsi dari plug-in yang sudah diinstal. Ini merupakan basis dari Eclipse yang dinamakan Rich Client Platform (RCP). Berikut ini adalah komponen yang membentuk RCP:

  • Core platform
  • OSGI
  • SWT (Standard Widget Toolkit)
  • JFace
  • Eclipse Workbench

Secara standar Eclipse selalu dilengkapi dengan JDT (Java Development Tools), plug-in yang membuat Eclipse kompatibel untuk mengembangkan program Java, dan PDE (Plug-in Development Environment) untuk mengembangkan plug-in baru. Eclipse beserta plug-in-nya diimplementasikan dalam bahasa pemrograman Java.

Konsep Eclipse adalah IDE yang terbuka (open), mudah diperluas (extensible) untuk apa saja, dan tidak untuk sesuatu yang spesifik. Jadi, Eclipse tidak saja untuk mengembangkan program Java, akan tetapi dapat digunakan untuk berbagai macam keperluan, cukup dengan menginstal plug-in yang dibutuhkan. Apabila ingin mengembangkan program C/C++ terdapat plug-in CDT (C/C++ Development Tools). Selain itu, pengembangan secara visual bukan hal yang tidak mungkin oleh Eclipse, plug-in UML2 tersedia untuk membuat diagram UML. Dengan menggunakan PDE setiap orang bisa membuat plug-in sesuai dengan keinginannya. Salah satu situs yang menawarkan plug-in secara gratis seperti Eclipse Downloads by Project.


NETBEANS

sebuah GUI Editor yang menurut pendapat umum merupakan yang terbaik Mungkin ada sumbernya? Karena sangat tidak etis mengatakan satu IDE adalah yang terbaik, karena diskusi IDE apa yang terbaik tidak ada akhirnya. Sama seperti diskusi operating system mana yang terbaik. Masing-masing perangkat lunak memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Saya, walaupun pengguna setia Eclipse , tidak berani mengatakan bahwa Eclipse adalah IDE yang terbaik. Mohon tanggapannya. Terima kasih, Attarinho Mmm tulisannya mohon dicermati, GUI editor terbaik bukan berarti IDE terbaik. Saya sendiri juga pemakai setia Eclipse hingga saat ini. Waktu itu mencoba memakai Mattisse (netbeans 5.0) gara2 ada tulisan yang mengatakan GUI editor matisse lebih handal dari eclipse. Saya iseng mencobanya dan memang, bisa dikatakan untuk urusan form editor eclipse tertinggal satu generasi dari netbeans (mungkin bisa disejajarkan dengan Visual Studio .Net). Bahkan JDeveloper pun lebih baik dari eclipse untuk urusan ini. Tapi untuk urusan ketersediaan plugin yah .. eclipse emang gada bandingannya Wiendietry 05:29, 6 Oktober 2006 (UTC) Kalau memang GUI Editor-nya NetBeans terbaik mungkin di artikel tersebut disebutkan kelebihannya daripada GUI Editor dari Eclipse, atau lebih tepatnya Java Editor. Tapi mungkin sebaiknya dikatakan kelebihan NetBeans daripada Eclipse Editor, jadi terkesan lebih netral. Oia, dan sumber juga sebaiknya ditambahkan yang mengatakan hal ini. Terima kasih. Salam, Attarinho

Kelengkapan Library di Java

Library kelas yang lengkap? Menurut saya, besar dan kompleks. Kompleksitas Swing untuk GUI dikeluhkan banyak orang, sehingga banyak orang harus membuat databinding framework dan library-library lain (.NET memiliki built-in databinding yang cukup berguna). Lihat saja, ada SwingX, JGoodies-Bindings, dan Glazed Lists. Apache sampai membuat project ‘Commons’ yang khusus untuk membuat hal-hal mendasar yang belum ada atau sulit digunakan.

Saya memvote untuk menganulir ‘Library Kelas yang Lengkap’ di bagian ‘Kelebihan Java’.

Yudhi 22:19, 6 Juli 2006 (UTC)

Ya saya sepakat, pernyataan java memiliki library yang lengkap cenderung bersifat opini, tak tambahin tpl taknetral 09:11, 10 Juli 2006 (UTC)

Pengguna : Masyogo

Hallo mas Yudhi dan mas Wienditery,saya yang menambahkan sebagian besar dari text ini. Walau bagaimanapun java mempunyai library dari lengkap hingga sangat sangat lengkap (hingga membingungkan). Karena dia sangat modular,sehingga kita tinggal pilih saja mau memakai library yang mana. Saya menuliskan “library yang lengkap” dari pada “library yang tidak lengkap”. Bila anda membandingkan dengan programming language yang sudah matang ya pasti ada kelebihan dan kekurangan.

saya ada ide bagaimana kalau kelebihan dan kekurangan di merge dalam subtopik karakteristik java, akan lebih fair. Sehingga lebih akurat dan tidak bias dengan opini. Anda mungkin menganggap banyak=lengkap, mr. Yudhi menganggap banyak dan kompleks sehingga membingungkan (dan ga ada yang menjamin bahwa pendapat salah satu dari anda lebih benar dari yang lain ) . Seandainya cukup ditulis Java kaya akan library mungkin tidak ada yang protes. Sama dengan point write once run everyhere yang oleh mr. Yudhi dibalas dengan write once debug everywhere, seandainya ditulis bahwa java itu multiplatform saja dan diberikan keterangan mengenai bahwa barangnya “ga lsg jalan di semua OS” namun cukup membantu karena “ga perlu bikin 2 kali scr keseluruhan” akan lebih fair. Btw saya usul untuk memindahkan artikel ini ke Bahasa Pemrograman Java, bagaimana? 11:43, 21 Juli 2006 (UTC).

Pengguna : Masyogo


Silahkan saja mas.Monggo.Saya juga setuju kalau text di wikipedia itu harus datar, harus menjadi ensiklopedi yang enak dibaca secara global dan menyeluruh.Opini, menurut saya bisa berbeda tiap orangnya.Silahkan saja demi supaya wikipedia-nya enak dibaca.Mengenai “write once run everywhere” itu memang slogan resmi dari Sun Microsystem. Karena ini merupakan halaman wikipedia bahasa indonesia resmi, saya menuliskannya berdasarkan slogan si empunya / pencipta java itu sendiri. Implementasi saya gak masukkan didalamnya karena bisa berbeda tiap orang dan tergantung dari kaca mata mana kita memandang. Untuk rekan-rekan yang mempunyai cukup waktu, bisa tolong update halaman ini agar lebih lengkap dan global.

Terima kasih